Sangat penting bagi pilot untuk segera mengetahui sistem (fuel. oli, hydrolic dsb) dari pesawat dalam keadaan bahaya, pada situasi demikian; sebagian sistem pesawat mempergunakan pressure switch sebagai alat untuk memberikan peringatan (warning) apabila tekanan di dalam sistem terlalu rendah atau terlalu tinggi. Pada umumnya lampu-lampu peringatan ditempatkan di instrument panel sebagai indikasi dan ada juga yang mempergunakan signal suara (audible signal) sebagai indikasi di kokpit atau kedua-duanya. Pressure switch adalah suatu mekanisme yang digerakkan tekanan untuk membuka atau menutup kontak-kontak listrik (electrical switches) sesuai dengan keadaan tekanan di dalam system. Gambar menunjukkan salah satu pressure switch yang dipergunakan untuk memberikan indikasi peringatan (warning) apabila fuel pressure rendah Pressure port dihubungkan dengan pressure inlet dari karburator atau fuel control unit dan vent port ke udara luar.Fuel pressure berada pada bagian bawah diaphragma ini bergerak; gerakan ini diteruskan oleh batang penggerak (actuating arms) untuk menggerakkan micro switch membuka atau menutup.
Kamis, 05 November 2015
MANIFOLD PRESSURE INDICATOR (basic)
Manifold pressure indicator adalah salah satu instrumen yang sangat penting pada pesawat terbang yang mempergunakan motor piston, karena tenaga Yang dihasilkan oleh motor piston akan sebanding dengan banyaknya campuran bahan bakar dan udara untuk pembakaran.
Jumlah massa campuran ini sangat sulit diukur dari yang dapat dipakai sebagai referensi adalah mengukur besarnya tekanan absolut di dalam intake manifold sebelum intake valve (klep masuk).
Gambar memperlihatkan skema dari salah satu tipe manifold pressure indicator. Lobang pada bagian belakang dari rumah instrumen ini adalah tempat untuk menghubungkan manifold dan indikatornya melalui pipa kapiler. Indikator ini terdiri dari aneroid capsule dan linkage (batang penghubung) untuk meneruskan gerakan dari capsule ke pointer dengan skala pengukuran pada dial dalam inch Hg. Tekanan manifold masuk ke capsule melalui damping tube (tabung peredam) yang terdiri dari pipa kapiler dengan bentuk melingkar pada bagian belakang rumah instrumen. Damping tube ini berguna sebagai pengaman yaitu untuk mencegah kerusakan instrumen akibat terjadinya back firing pada engine.
Selama engine tidak berputar, manifold pressure indicator memberikan penunjukan tekanan barometer setempat dan apabila engine berputar idling tekanan pada manifold lebih rendah dari tekanan barometer setempat (kira-kira 12 sampai 15 inch Hg). Semakin jauh throttle dimajukan ke depan, maka semakin banyak campuran bahan bakar dan udara yanng masuk ke dalam intake manifold dan akibatnya tekanan manifold semakin besar.
Engine yang tidak mempergunakan supercharger mempunyai tekanan manifold, yang selalu lebih rendah dari tekanan atmosfir meskipun pada maximum power, sedangkan supercharger engine tekanan manifold bisa melebihi tekanan atmosfir, kerusakan manifold pressure indicator biasanya terjadi pada mekanismenya yang patah, bengkok, dsb (pointer tidak bisa bergerak), sehingga harus diganti dengan instrumen yang masih baik.
Adakalanya instrumen ini memberikan penunjukan tetapi tidak telili, kemungkinannya adalah adanya kebocoran pada pipa atau kapsulnya sendiri. untuk mengetahui kebocoran ini dimasukkan udara bertekanan melalui pipa penghubung hingga pointer menunjukkan tekanan 50 inch Hg, kemudian pipa penghubung tadi ditutup dan apabila tekanannya berkurang hingga mencapai tekanan atmosfir maka ini menunjukkan adanya kebocoran dan dengan demikiau dapat ditelusuri di bagian mana yang bocor.
HYDRAULIC PRESSURE INDICATOR (basic)
Mekanisme yang dipakai untuk menaikkan dan menurunkan landing gear (roda pendarat) atau flaps dan brakes pada kebanyakan pesawat terbang besar dipergunakan sistem hidrolik, dengan demikian diperlukan penunjuk tekanan untuk dapat memberikan indikasi berfungsi tidaknya sistem hidrolik tersebut. Hydraulic pressure indicator di disain untuk memberikan indikasi tekanan pada seluruh sistem atau tekanan masing-masing unit pada sistem.
Instrrumen tekanan hidrolik ini pada umumnya mempergunakan mekanisme Bourdon tube seperti terlihat pada gambar. Bisa juga menggunakan sensor tekanan yang dipasang pada sistem hidrolik dimana tekananya diukur , selanjutnya besaran tekanan dikonversi menjadi besaran listrik terus dilanjutakan ke cockpit untuk penunjukan dan kemampuan menunjukkan tekanan bisa mencapai 2000 psi. Sumber tekanan untuk sistem hidrolik ini di hasilkan dari pompa hidrolik yang diputar oleh engine atau diputar oleh suntu motor listrik. Pada beberapa pesawat dipergunakan accumulator untuk mempertahankan sistem dalam keadaan bertekanan, sehingga indikator akan terus menunjuk, sedangkan pada sistem yang hanya membutuhkan tekanan selama bekerja maka, indikatornya hanya menunjuk selama sistem hidrolik digunakan
FUEL PRESSURE INDICATOR (basic)
Fuel pressure indicator adalah suatu pressure differential instrument yang mekanisme indikatornya dapat mempergunakan Bourdon tube ataupun belows. Indikator ini juga dapat menggunakan sistem langsung atau tidak langsung seperti halnya oil pressure indicator, di mana transmitternya berupa kapsul atau diafragma. Rumah instrumen ini dihubungkan dengan udara luar (dengan tekanan atmosfir) sehingga penunjukan pada dial adalah merupakan perbedaan tekanan dalam sistem bahan bakar dengan tekanan atmosfir pada setiap ketinggian.
Instrumen ini berguna untuk memberikan peringatan kepada pilot kegagalan operasi engine akibat kerusakan pada sistem bahan bakar dan juga memberikan penunjukan bahwa bahan bakar mengalir normal dengan tekanan yang konstan ke karburator sebelum pesawat tinggal landas (take-off) dan juga memberikan tanda-tanda adanya gangguan aliran bahan bakar dari sistem hingga karburator. Konstruksi bellows yang dipergunakan sebagai mekanisme penggerak. pada sistem penunjukan langsung tertera seperti pada gambar dan sebagai penggerak pointer dipergunakan mekanisme konvensional.
Dalam gambar juga terdapat tipe suatu fuel pressure indicator dimana dua sistem tekanan digabung menjadi satu tempat, akan tetapi pointer maupun mekanismenya terpisah untuk masing-masing sistem. Instrumen jenis ini biasanya dipergunakan pada pesawat yang mempunyai engine lebih dari satu (multi engine) Seperti fuel pressure indicator untuk engine No. 1 dan engine No. 2, atau engine kiri dan engine kanan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi berat instrumen secara keseluruhan dan juga untuk menghemat tempat dalam kokpit Fuel pressure indicator sistem tidak langsung umumnya transmitternya ditempatkan pada Firewall dari pesawat, sehingga mengurangi bahaya kebakaran dalam kokpit apabila terjadi kebocoran pada.instrumen
OIL PRESSURE INDICATOR (basic)
Oil pressure indicator diperlukan pada pesawat terbang supaya kita dapat mengetahui besarnya tekanan oli yang dipergunakan untuk melumasi bearings (bantalan) dan bagian-bagian engine yang bergerak.Pengukuran oli ini dilakukan dengan menggunakan Bourdon Tube. Indikator Bourdon Tube dihubungkan dengan sumber tekanan ili di engine dengan pipa kecil yang terbuat dari logam. Gambar dibawah ini menunjukkan konstruksi bagian dalam dari suatu oil pressure indicator dengan mekanisme Bourdon Tube.
Dengan menggunakan lever, sector gear dan pinion untuk memutar pointer kita dapat mengetahui besarnya tekanan dengan melihat posisi pointer pada dial yang angka-angkanya sudah dikalibrasikan menjadi satuan tekanan dalam psi.
Di dalam waktu yang tekanan oli ini mengalami penurunan dan penambahan dalam waktu yang relatif singkat, hal ini disebabkan karena pressure regulator yang bekerjanya membuka dan menutup, sehingga pointer pada indikator memberikan penunjukkan yang fluctuate (bergetar).
Untuk menghindari penunjukkan yang bergetar ini dipasang suatu alat yang dinamakan ORIFICE dan ditempatkan sebelum indikator.
Orifice ini merupakan suatu lubang kecil yang berfungsi sebagai restrictor.Apabila tekanan dalam sistem bergetar maka orifice ini meredam getaran tersebut, sehingga tekanan oli yang masuk kedalam bourdon tube tidak mengalami getaran.
Selain mencegah penunjukkan yang bergetar, orifice ini juga dimaksudkan untuk mencegah terlalu banyaknya oli yang hilang apabila terjadi kebocoran pada indikatornya.
Untuk mengetahui apakah indikator ini masih baik atau tidak, maka perlu dikalibrasi penunjukkannya, yaitu dengan menggunakan tester yang dinamakan "DEAD WEIGHT TESTER"
Langganan:
Postingan (Atom)





